Faduli.com — Suasana di sekitar Pelabuhan Weda, Kabupaten Halmahera Tengah, tetap terpantau tenang pascaperingatan dini tsunami yang dikeluarkan BMKG setelah gempa berkekuatan Magnitudo 7,6 di wilayah tenggara Bitung, Kamis (2/4/2026).
Pantauan wartawan Faduli.com di sejumlah titik dekat kawasan pelabuhan menunjukkan masyarakat masih menjalankan aktivitas secara normal, termasuk para penjual ikan yang tetap melayani pembeli sambil terus memantau perkembangan informasi resmi dari pemerintah.
Salah satu penjual ikan, Ibu Nini, mengatakan bahwa dirinya bersama pedagang lain sempat terkejut saat getaran gempa terasa, namun memilih tetap tenang dan tidak terbawa suasana panik.
“Tadi memang sempat kaget saja, tapi kami tidak panik. Ikan sudah terlanjur dibuka dari cool box dan sebagian juga sudah laku, jadi kami tetap lanjut berjualan,” ujar Ibu Nini kepada wartawan.
Menurutnya, sikap tenang sangat penting agar tidak memicu ketakutan di lingkungan keluarga, terutama bagi anak-anak, orang tua, dan para lansia yang berada di rumah.
“Jangan terlalu panik, karena kalau kita panik, anak-anak, orang tua, dan lansia di rumah juga ikut takut. Yang penting kita tetap ikhtiar dan selalu update informasi,” tambahnya.
Warga di sekitar Pelabuhan Weda juga terlihat tetap siaga dengan terus memantau informasi dari BMKG, BPBD, dan pemerintah daerah, sembari bersiap mengikuti arahan petugas apabila terjadi perubahan status peringatan.
Sikap masyarakat yang tetap tenang namun waspada ini menjadi contoh penting bahwa dalam situasi bencana, ketenangan dan informasi yang benar adalah kunci utama menjaga keselamatan bersama.
(Faduli)
