TERNATE —F1, Deru mesin angkutan yang biasanya mendominasi suasana Terminal Bastiong, Kota Ternate, Minggu (8/3/2026) sore, mendadak berubah menjadi suasana haru. Isak tangis bahagia dari puluhan warga lansia, janda, hingga anak yatim mengiringi aksi kemanusiaan yang dilakukan para pemuda yang tergabung dalam komunitas Bastiong Bersatu.
Di tengah tekanan ekonomi tahun 2026 dan inflasi yang membuat harga kebutuhan pokok terus melonjak menjelang bulan suci Ramadan, para pemuda dari Kelurahan Bastiong Talangame dan Bastiong Karance memilih untuk tidak tinggal diam. Mereka menggelar aksi berbagi sembako bagi masyarakat yang membutuhkan dengan mengusung tema “Memupuk Persaudaraan Serta Kepedulian yang Berkeadilan.”
Tepat pukul 17.10 WIT, di bawah langit Ternate yang mulai jingga, Terminal Bastiong yang biasanya ramai dan bising berubah menjadi panggung kemanusiaan. Sebanyak 60 paket sembako dibagikan kepada warga kurang mampu yang terdiri dari fakir miskin, yatim piatu, janda, lansia, hingga penyandang disabilitas.
Setiap paket bantuan berisi 5 kilogram beras, 1 kilogram gula, dan 1 kilogram minyak goreng. Bagi para penerima, bantuan tersebut bukan sekadar sembako, tetapi juga harapan agar mereka tetap bisa menyambut sahur dan berbuka puasa dengan layak di tengah kondisi ekonomi yang sulit.
Suasana haru semakin terasa ketika Wali Kota Ternate, Dr. H. M. Tauhid Soleman, M.Si, hadir langsung membuka kegiatan dan menyerahkan bantuan kepada warga.
Dalam sambutannya, Tauhid Soleman mengapresiasi langkah para pemuda Bastiong yang dinilai mampu menjadi contoh kepedulian sosial di tengah masyarakat.
“Ini kerja yang dikerjasamakan dengan Pemerintah Kota Ternate. Ini langkah bagus, perbuatan baik yang dilakukan selama bulan suci Ramadhan. Semoga kegiatan ini Allah lipatgandakan pahalanya saat kita melaksanakan ibadah puasa. Saya ucapkan terima kasih,” ujar Tauhid.
Ia juga menyinggung kondisi inflasi yang menyebabkan harga kebutuhan pokok meningkat sehingga kegiatan berbagi seperti ini sangat membantu masyarakat.
“Di tengah inflasi menjelang Ramadhan hingga sekarang harga barang naik, bantuan ini sangat membantu masyarakat dan bermanfaat. Ke depan kegiatan ini diharapkan dapat dilaksanakan setiap tahun dengan lebih baik lagi, bahkan bisa dikemas melalui koperasi agar memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat serta pendapatan daerah,” tambahnya.
Wali Kota juga mengungkapkan keyakinannya terhadap kekuatan solidaritas masyarakat Bastiong.
“Saya melihat teman-teman di sini dan saya yakin kalau kita bersatu, Bastiong pasti kuat.”
Kegiatan sosial ini turut disaksikan sejumlah tokoh dan pejabat daerah, di antaranya Lurah Bastiong Talangame Zakaria M. Usman, Ketua Pokdarkamtibmas Bhayangkara Maluku Utara Akmal Mustafa, Kepala PPN Ternate Kamarudin, Ketua Pokdarkamtibmas Bhayangkara Sektor Kota Ternate Ichlas Yudha Purnomo, tokoh masyarakat Umar Sangadji, Kabid Terminal Dishub Thamrin Gani, serta perwakilan Polsek Ternate Selatan.
Ketua Komunitas Bastiong Bersatu, Dedi Harun, mengaku kegiatan ini dapat terlaksana berkat dukungan berbagai pihak, khususnya masyarakat pekerja yang ikut berkontribusi.
“Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh komunitas Bastiong Bersatu, panitia, pengelola pasar, juru parkir, Dinas Perhubungan, Disperindag dan Pasar, UPTD Pasar, hingga masyarakat Bastiong dan Kota Ternate pada umumnya yang telah mendukung kegiatan ini,” ungkap Dedi.
Ia berharap seluruh amal kebaikan yang dilakukan dalam kegiatan tersebut dapat diterima oleh Allah SWT.
“Semoga kerja keras amaliah kita semua diijabah dan diterima oleh Allah Subhana wa Ta’ala,” katanya.
Dedi juga menegaskan bahwa kegiatan sosial ini bukanlah yang terakhir. Pemuda Bastiong Bersatu berkomitmen untuk terus menghadirkan aksi kemanusiaan bagi masyarakat.
“Masih banyak tanggung jawab kami sebagai pemuda Bastiong Bersatu untuk melakukan kegiatan sosial ke depan, mulai dari membantu keluarga yang berduka, masyarakat yang membutuhkan, hingga penataan perkuburan Bastiong dan berbagai kegiatan sosial lainnya,” pungkasnya.
(Red/Faduli)
